Postingan

artikel gagap

Gangguan Berbicara (Gagap) Nama    : Ramadhan Dwi Cahya Nim      : A1D117016 E-mail   : Ramadhandwicahya@gmail.com PENGANTAR Gagap merupakan suatu kondisi dimana seseorang mengalami kesulitan atau kekacauan berbicara, seperti tersendat-sendat, dan mengulang-ngulang suku kata awal dari sebuah kata yang ingin disampaikan oleh si pembicara. Gangguan gagap dapat terjadi karena tekanan psikologis pada saat awal pemerolehan bahasa dalam masa perkembangan . Gagap juga bisa disebabkan oleh faktor neurologis, yang penanganannya harus di bawa ke dokter agar mendapat pengobatan intensif. Gagap melibatkan gangguan pada kemampuan untuk bicara lancar dengan waktu yang tepat. PEMBAHASAN Cahyono (dalam Nurjaya, 2013) menyatakan bahwa gagap atau stuttering merupakan salah satu bentuk kelainan berbicara yang ditandai dengan tersendatnya pengucapan kata-kata. Gagap terjadi ketika sebagian kata terasa lenyap, penutur mengetahui kata itu namun tidak dapat...

HAKIKAT MEMBACA

HAKIKAT MEMBACA      Membaca adalah sebagai proses kegiatan mencocokkan huruf atau melafalkan huruf atau melafalkan huruf atau melafalkan lambang-lambang bahasa tulis atau reading is a recording and decoding proses. (Anderson. 1972:209) Proses membaca, yaitu : A. Proses psikologi      Hal-hal yang mendasar yang mempunyai kaitan dengan proses membaca, yaitu 1.Intelegensi 2.Usia mental 3.Jenis kelamin 4.Tingkat sosial ekonomi 5.Bahasa 6.Ras 7.Kepribadian 8.Sikap 9.Pertumbuhan fisik kemampuan persepsi 10.Tingkat kemampuan membaca Rumus hubungan antara kronologis, yaitu : MA = IQ X CA Keterangan : MA = Mental age CA = Cronological age IQ = Quotient B. Proses sensoris            Yaitu kegiatan membaca dimulai dengan melihat. Stimulus masuk lewat indra penglihatan mata, setelah dilakukan pemaknaan atau pengucapan terhadapnya. C. Proses reseptual    ...

PRAKTIK BERBICARA

PRAKTIK BERBICARA          Cara mengajak siswa agar mau berbicara  didepan kelas, yaitu memiliki beberapa tipe diantaranya : 1. Tipe pembelajaran auditori a. Ajak bercakap-cakap. b. Ajukan pernyataan terbuka. 2. Tipe pembelajaran visual a. Video penampilan. b. Buku tanpa kata-kata. 3. Tipe pembelajaran kinestetik a. Pentas drama keluarga. b. Mengarang cerita. Macam-macam berbicara, yaitu : a. Bercerita b. Berdialog c. Berpidato d. Diskusi Petunjuk berbicara, yaitu : a. Memilih cerita yang tepat b. Mengetahui cerita, merasakan cerita c. Menguasai kerangka cerita d. Menyelaraskan cerita, gaya diperlukan e. Pemilihan pokok cerita yang tepat f. Menyelaraskan cerita g. Menyederhanakan cerita h. Bercerita dengan tubuh yang alami i. Menentukan tujuan j. Memfungsikan kata dan percakapan k. Melukiskan kejadian atau sudut pandang l. Menciptakan dan gerak      Untuk menjadi pencerita yang baik, dibutuhkan persiapan da...

STRATEGI PEMBELAJARAN BERBICARA

STRATEGI PEMBELAJARAN BERBICARA   Pengertian strategi berbicara adalah kegiatan pembelajaran yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan lisan. J.R. David mendefinisikan strategi pembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus dilaksanakan oleh gurus dan siswa agar tujuan dapat dicapai dengan efektif.   Macam – macam alternative strategi pembelaran yang dapat diterapkan oleh guru ialah : A. Strategi pembelajaran ksuup (p)      Contoh penerapan strategi ini dalam pembelajaran ialah menceritakan pengalaman yang paling mengesankan atau pengalaman yang sangat sulit dilupakan. B. Strategi pembelajaran kuantum  Contoh aplikasi strategi ini yaitu diterapkan dalam pembelajaran menyampaikan pengumuman dan diterapkan dalam metode diskusi dan Tanya jawab dengan teknik koreksi sesama teman. C. Strategi pembelajaran kooperatif berbantuan objek langsung         Contoh aplikasi strategi ini yaitu denga...

HAKIKAT BERBICARA

HAKIKAT BERBICARA Berbicara merupakan penuangan gagasan dalam bentuk ujaran. Menurut Suhendar (1992:20) Berbicara adalah proses perubahan wujud pikiran / perasaan menjadi wujud ujaran. Berbicara memiliki batasan, berdasarkan teori yang dikemukakan oleh para   ahli, yaitu : a.        Berbicara merupakan ekspresi diri. b.       Berbicara merupakan kemampuan mental motorik. c.        Berbicara merupakan proses simbolik d.       Berbicara terjadi dalam konteks ruang dan waktu. e.        Berbicara merupakan keterampilan berbahasa yang produktif. Prinsip umum berbicara menurut tarigan (1983:16) yaitu : 1.       Membutuhkan paling sedikit dua orang a.        Pembicara dilakukan tidak dalam kerangka komunikasi. b.       Berbicara monolog. 2.  ...

STRATEGI PEMBELAJARAN MENYIMAK

STRATEGI PEMBELAJARAN MENYIMAK Pengertian menyimak merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang utama. Dalam kota lain menyimak yang meminta upacara kesadaran. Tujuan menyimak yaitu persepsi dan reseftif. Persepsi adalah ciri kognitif dari proses mendengarkan yang didasarkan pada pemahaman pengetahuan tentang kaidah-kaidah kebahasaan. Reseftif adalah pemahaman pesan atau penafsiran pesan yang dikehendaki pembicara (Iskandar Wassid, hal.230). Aktivitas menyimak adalah mendemonstrasikan pemahaman yang telah dipahami nya setelah mengalami kegiatan mendengarkan secara tuntas atau aktivitas yang meminta peringatan kembali (recal) informasi yang telah diterima sebelumnya. Dua tipe mendengarkan dapat diidentifikasikan yaitu : proses the bottom up adalah proses pengolahan data linear, komprehensi menekankan pada tingkatan bahwa pendengar sukses menguraikan text yang diucapkan. Model mendengarkan top down, kontras menyangkut para pendengar dalam keaktifan membangun makna be...

Refleksi kegiatan

PRAKTIK KETERAMPILAN BERBAHASA MENYIMAK Refleksi Kegiatan : Dari kegiatan praktik menyimak pada hari kamis 13 september 2018, saya berpendapat bahwa kegiatan praktik menyimak telah berhasil, karena pada saat kegiatan praktikum sudah banyak mahasiswa yang telah memahami apa itu menyimak dan bagaimana cara menyimak yang baik, walaupun masih ada mahasiswa yang belum mengerti bagaimana cara menyimak yang baik dan benar. Pada praktikum pembelajaran keterampilan menyimak ini dilakukan oleh dua kelompok yang dipilih secara acak, dan dari setiap kelompok yang tampil, mereka mengutus satu perwakilan saja yang telah memahami isi materi dan telah siap untuk simulasi menyimak, setiap kelompok telah membawa media dari masing-masing materi atau tema yang akan diajarkan oleh perwakilan kelompok. Dengan tujuan yang sama yaitu untuk melihat dan mengukur tingkat kemampuan setiap peserta didik dalam hal menyimak. Dalam proses menyimak banyak audien yang mengajukan pertanyaan, yang akan dijawab ...