STRATEGI PEMBELAJARAN MENYIMAK
STRATEGI PEMBELAJARAN MENYIMAK
Pengertian menyimak merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang utama. Dalam kota lain menyimak yang meminta upacara kesadaran. Tujuan menyimak yaitu persepsi dan reseftif.
Persepsi adalah ciri kognitif dari proses mendengarkan yang didasarkan pada pemahaman pengetahuan tentang kaidah-kaidah kebahasaan. Reseftif adalah pemahaman pesan atau penafsiran pesan yang dikehendaki pembicara (Iskandar Wassid, hal.230).
Aktivitas menyimak adalah mendemonstrasikan pemahaman yang telah dipahami nya setelah mengalami kegiatan mendengarkan secara tuntas atau aktivitas yang meminta peringatan kembali (recal) informasi yang telah diterima sebelumnya.
Dua tipe mendengarkan dapat diidentifikasikan yaitu : proses the bottom up adalah proses pengolahan data linear, komprehensi menekankan pada tingkatan bahwa pendengar sukses menguraikan text yang diucapkan. Model mendengarkan top down, kontras menyangkut para pendengar dalam keaktifan membangun makna berdasarkan pada dugaan, penarikan kesimpulan, tujuan, dan pengetahuan relevan lainnya.
Menyimak dalam pengajaran bahasa : david nunan.
Mendengar adalah mengasumsikan kepentingan yang jauh lebih baik dalam kelas-kelas bahasa asing. Inilah beberapa alasan pertumbuhan ini dalam popularitas. Dengan menekankan peran comprehensible input, penilitian penambahan bahasa kedua telah memberikan dorongan yang besar terhadap menyimak.
Dua pandangan menyimak telah mendominasi pedagogi bahasa sejak awal tahun 1980. Yaitu bottom-up dan top-down view. Model bottom up berasumsi bahwa mendengar adalah proses membaca kata-kata yang didengar dalam linear fashion, dari fonem hingga teks lengkap. Anderson dan lynch (1988) menyebut ini pendengar tape recorder, karena menyimak berasumsi bahwa pendengar memasukkan dan menyimpan pesan-pesan dengan cara sequential, sama seperti tape recorder, satu suara, satu frosa, dan satu ungkapan dalam satu waktu.
Ada banyak tipe yang berbeda dalam menyimak adalah dalam syarat apakah para pendengar juga perlu mengambil peran dalam interaksi. Typenya dapat diklasifikasikan menurut sejumlah variabel, termasuk tujuan mendengar, peran pendengar, dan jenis teks yang didengar. Variabel ini tercampur dengan banyak konfigurasi, akan memerlukan strategi tertentu pada bagian belajar.
Cara membuat kontribusi aktif terhadap pembelajaran. Hal ini dapat dicapai dengan cara berikut :
- Membuat tujuan intruksional eksplisit kepada belajar
- Memberikan pelajar tingkatkan pilihan.
- Memberikan pelajar tingkat kesempatan untuk membawa pengetahuan dasar mereka sendiri dan pengalaman kedalam kelas.
- Mendorong para pelajar untuk mengembangkan sikap reflektif.
Hasil pembelajaran listening : Jhon Field. Format standar pelajaran menyimak yang berkembang pada saat ini :
A. Pre-listening (kata kritis)
A. Pre-listening (kata kritis)
Pada bagi pengajar untuk menampilkan tiga atau empat kata kritis pada permulaan belajar listening. Tetapi kritis menyatakan dengan pasti kata kunci yang sangat diperlukan yang tanpanya pemahaman teks tidak akan mungkin. Aktivitas pre-listening menyangkut kosa kata gagasan, me-review area grammar, atau mendiskusikan topic teks listening.
B. Listening.
B. Listening.
- Jasa intensif / ekstensif.
- Pertanyaan preset.
- Tugas listening.
Post listening terdiri dari :
- Penggunaan alat pencipta waktu.
- Penggunaan alat fasilitas.
- Penggunaan alat kompensasi.
- Implikasi pedagogic
- Implementasi kelas
a. Latihan meningkatkan kewaspadaan.
b. Latihan memungkinkan kemampuan.
6. Penilaian menyimak dalam kelas.
Memahami istilah “penilaian” dan “tes” tipe penilaian dan kemampuan mikro dan makro. Metode penilaian yang sering digunakan yaitu :
1. Intensive listening task
- Distinguishing phonemic pairs.
- Distinguishing morphological pairs
- Distinguishing stress patterus
- Paraphrase recognition
- Repetition.
- Question : me response
- Question : open-ended response
- Simple discourse sequences
3.Selective listening task
- Listening cloze
- Verbal information transfer
- Picture- cued information transper
- Sentence repetition
- Dictation
- dialogue
- Dialogue essay
- Lecture
- Interpretive task
- Stories narrative
Komentar
Posting Komentar